Kehidupan new normal sudah berlangsung meskipun
dengan berbagi tatanan baru yang harus dipatuhi agar tidak terjangkit oleh
virus. Dengan dilonggarkannya beberapa aturan yang dahulunya diperketat membuat
beberapa aktivitas yang dahulunya dilarang kini mulai bergeliat kembali. Pasar
sudah mulai ramai, gedung pernikahan sudah mulai terisi, mol sudah mulai buka,
dan begitu pula beberapa tempat wisata sudah mulai berbenah. Sektor pariwisata
adalah sektor yang paling terkena oleh dampak pandemic ini. Dengan
kehidupan new normal ini sektor
pariwisata dan beberapa sektor lainnya mulai menggeliat dan berbenah dari
istirahat panjangnya selama beberapa bulan.

Bagi warga kota Makassar
yang sudah sekian lama berdiam diri di rumah selama PSBB dari bulan Maret hingga
Juli, dengan diberlakukannya kehidupan new
normal merupakan angin segar untuk melepas penat dan stress yang dirasa
selama ini karena tidak bisa kemana-mana. Selain berkunjung ke rumah sanak
saudara, berkunjung ke tempat wisata merupakan salah satu alternatif untuk
melepas penat dan beban pikiran yang tak terelakkan selama ini. Salah satu
tujuan wisata keluarga yang murah dan sangat mudah untuk di jangkau adalah
Pulau Samalona.
Pulau Samalona merupakan
salah satu dari beberapa pulau yang dimiliki oleh Pemerintah Kota Makassar.
Pulau ini terletak di sebelah barat Kota Makassar dan berjarak tempuh sekitar
30 menit menggunakan perahu. Walaupun pulau ini termasuk pulau wisata, tetapi
pulau ini juga dihuni oleh beberapa kepala keluarga yang masih memiliki keterikatan
keluarga. Merekalah yang menjadi penjaga pulau ini sekaligus menjadi pelaku
ekonomi di pulau ini.
Untuk menuju Pulau
Samalona, cukup mencarter perahu di Dermaga Kayu Bangkoa atau bisa juga di
Dermaga Depan Benteng Rotterdam. Harga yang ditawarkan bervariasi, tergantung
bagaimana cara menawar harga yang ditawarkan oleh pemilik perahu. Biasanya
mereka membandrol harga sekitar 400.000 hingga 500.000, jika pandai menawar dan
mengambil hati sang pemilik perahu bisa mendapatkan harga miring sekitar 350.000
untuk satu perahu. Harga tersebut sudah termasuk keberangkatan dari Makassar ke
Pulau Samalona dan kepulangan dari Pulau Samalona ke Makassar untuk satu hari.
Satu perahu bisa memuat penumpang dewasa hingga 10 orang. Lain lagi jika kita
menginap, biasanya agak mahal sedikit, karena kita diantar dan dijemput khusus,
jadi hitungannya perahunya 2 kali jalan.

Sedikit tips, berangkatlah sepagi
mungkin karena laut masih teduh, ombak sangat bersahabat sehingga perjalanan
tanpa kendala. Bagi yang tidak menginap sebaiknya pulanglah sebelum matahari
condong ke barat. Karena semakin siang menuju sore, angin lumayan kencang
sehingga mempengaruhi besarnya ombak. Semakin besar ombak semakin bergoyang
perahu dan dag dig dug jantung, apalagi bagi kalian yang tidak terbiasa dengan
kondisi seperti ini.

Pulau Samalona sangat
cocok untuk wisata keluarga, baik dalam skala keluarga kecil ataupun keluarga
besar. Pantai yang berpasir putih dan landai sangat cocok untuk bermain air dan
berenang bagi para pengunjung. Ombak yang tidak begitu besar bergulung-gulung
menuju pantai sangat aman juga bagi anak-anak selama mereka dalam pengawasan
oleh orang tua atau oleh orang dewasa. Pada saat akhir pekan Pulau Samalona
sangat ramai pengunjung, bahkan tak jarang isntansi ataupun organisasi melakukan
kegiatan family gathering di pulau
ini. Tersedianya beberapa penginapan milik warga setempat yang harga sewanya
sangat terjangkau menjadi daya tarik bagi mereka yang ingin mengadakan family gathering. Bagi rombongan
keluarga yang tidak ingin menginap, jangan khawatir karena tersedia banyak
balai-balai yang juga disewakan oleh warga setempat. Sisa pilih mau yang
menghadap ke Makassar atau mau yang menghadap ke laut lepas. Harga sewanya
terjangkau, 50.000 hingga 100.000 ribu, bisa dipakai sampai puas. Jika meyewa
beberapa balai-balai bisa dapat diskon pula. Akhir pekan merupakan hari yang
dinanti-nanti oleh mereka yang bermukim di Samalona, karena akhir pekan mereka
bisa panen duit dari pengunjung. Mulai dengan penyewaan balai-balai atau
penginapan, penyewaan alat snorkeling, penyewaan kamera bawah air, menjual
aneka macam gorengan hangat seperti bakwan, jalangkote, pisang goreng, hingga
makanan berat seperti mie siram ataupun nasi campur. Pokoknya akhir pekan
adalah waktu terbaik untuk mengais rezeki. Biasanya pada akhir pekan pula
tersedia wahana banana boat bagi
mereka yang ingin seru-seruan menguji adrenalinnya.

Berkunjung ke pulau
biasanya tidak afdal jika tidak mengadakan acara bakar-bakar ikan. Bagi yang bakar-bakar ikannya sudah direncanakan
ada baiknya membawa segala sesuatu perlengkapan yang dibutuhkan. Misalnya
tempat pembakaran, arang, dan ikan. Jika tidak punya langganan ikan di Pulau
Samalona atau pulau Lae-lae, ada baiknya membeli di pelelangan ikan Paotere. Di
Paotere selain bebas memilih juga harganya terjangkau dan bisa ditawar, jika
pedagang yang satu mahal bisa pindah ke pedagang yang lainnya. Berbeda halnya
di Samalona, meskipun mereka sudah melek wisata, tetapi mereka juga kadang
memanfaatkan keadaan jika ingin membeli ikan on the spot di Samalona, harganya kadang tidak kira-kira. Tetapi
jika sudah punya langganan tidak masalah dan ada baiknya memesan 2 atau 3 hari
sebelum hari H.

Bagi muda-mudi hits milenial yang berkunjung ke
Samalona salah satu kegiatan yang paling menarik selain berenang dan floating-floating di pantai adalah snorkeling. Beberapa spot snorkeling sangat bagus di sekitar Pulau
Samalona. Di sebelah utara spotnya sangat indah dengan kehadiran anemone yang menjadi rumah bagi ikan
badut. Karang berwarna warni yang menjadi habitat bagi ikan yang berwarna-warni
pula akan memukau bagi siapapun yang snorkling
di spot tersebut. Di sebelah barat juga menjadi habitat karang warna-warni
dengan ikan karang yang berwarna warni pula, dengan kedalaman 3 meter dari
permukaan air pemandangan memukau ini nyata terpampang di depan mata. Kehadiran
bintang laut yang berwarna biru terang menjadi daya tarik tambahan untuk para
pencinta snorkeling.

Waktu terbaik berkunjung
ke Pulau Samalona adalah ketika langit sedang cerah-cerahnya, karena langit
yang cerah tanpa awan akan sangat berpengaruh terhadap kualitas foto. Selain
itu langit yang cerah berpengaruh juga pada saat snorkeling. Intensitas cahaya yang bagus akan menambah kualitas
penglihatan kita terhadap terumbu karang di bawah laut. Semakin terang cahaya
semakin bagus intensitas cahaya yang masuk ke dalam laut, sehingga visualisasi
bawah laut semakin bagus. Bonus bagi kalian yang akan menginap, jika matahari
bersinar cerah, maka langit akan bersih dari awan sehingga ketika senja menjelang,
langit akan menjadi jingga, membiaskan sinar keemasan pada air laut. Ketika
malam tiba sembari menikmati segelas kopi sambil bercerita atau bermain gitar
bersama teman-teman, kalian akan disuguhi pemandangan langit malam yang
bertaburan bintang berkilauan. Selain itu kerlap-kerlip lampu dari kejauhan
Kota Makassar semakin mendramatisir suasana dan terasa sangat romantic bagi kalian yang memiliki
pasangan halal.

Jadi bagi kalian yang memilih
Pulau Samalona sebagai alternative liburan
kalian di era new normal ini
sangatlah tepat dan saya jamin kalian akan puas. Apalagi sekarang ini langit
lagi cerah-cerahnya dan asyik banget buat main di pantai. Tetapi jangan lupa
untuk mematuhi protokol kesehatan, pakai masker dan selalu cuci tangan
menggunakan sabun dengan air mengalir, jangan lupa baju diganti dan langsung
mandi ketika sampai di rumah. Sampah jangan dibiarkan berserakan jika tidak
bisa dibawa pulang sebaiknya dikumpul di salah satu tempat. Selamat melepas
penat dan stress. Semoga kian semangat menjalani kehidupan new normal ini untuk hidup yang lebih baik. Liburan bisa
meningkatkan sistem imun sehingga bisa terhindar dari virus.